Desa Sumber Agung
Sumber Agung adalah sebuah desa di Kecamatan Arma
Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu
Sumber
Agung adalah sebuah desa, atau wilayah administratif tingkat IV setingkat desa
di Kecamatan Arma Jaya, Kabupaten Bengkulu Utara, Provinsi Bengkulu Desa Sumber Agung memiliki kode wilayah / kode kemendagri
17.03.21.2004 dan kodepos 38611
Sumber
agung juga merupakan desa yang memiliki keberagaman budaya dan agama hal itu
dikarenak desa umber agung merupak desa terdiri dari suku bali ,jawa, sunda dan
rejang yang mana setiap suku itu memiliki adat dan budaya nya masing dan dalam
artikel ini akan dijelaskan apa saja budaya dari desa sumber agung sepertiberikut
:
Masyarakat bali memiliki budaya yang sangat
menarik mulai dari upcara keadatan ,kesenian dan keagamaan ,masyrakat bali ini
juga memiliki tingkat solidaritas yang sangat
tinggi hal ini dapat dilhat ketika mereka bekerja sama dan bergotong
royong setiap akan diadakan acara adat atau keagamaan seperti hari raya
galungan dan kuningan
Galungan Dan Kuningan
Galungan dan Kuningan merupakan hari raya bagi umat Hindu setiap enam bulan Bali (210 hari), tepatnya pada hari Buddha Kliwon Dungulan (Rabu Kliwon wuku Dungulan). Galungan adalah suatu upacara sakral yang memberikan kekuatan spiritual agar mampu membedakan dharma (kebenaran) dan adharma (kejahatan), juga merupakan simbolis bahwa manusia selalu dapat menegakkan dharma di atas adharma.
Semua
simbol dalam perayaan kuningan itu penting dimaknai dalam kehidupan kekinian.
“Tamiang” sebagai simbol pertahanan, mengandung makna bahwa umat hendaknya
selalu meningkatkan ketahanan diri dalam menghadapi tantangan hidup.
“Ter”
simbol senjata perjuangan, sedangkan “endogan” simbol logistik. Atribut-atribut
itu dipasang sebagai pertanda bahwa umat bertekad selalu menang melawan
“musuh”.
Dalam
konteks kekinian, musuh-musuh itu adalah kegelapan, kebodohan, kemiskinan dan
sebagainya. Kuningan dimaksudkan untuk memperkuat ketahanan diri,
meningkatkan kecerdasan pikiran dan bekal hidup berupa ilmu pengetahuan.
Makna Hari Galungan
Inti
dari Galungan
adalah manusia diharuskan bisa mengendalikan
nafsunya, terutama nafsu buruk yang nantinya dapat mengganggu ketenteraman
hidup.
- Menurut kepercayaan umat
Hindu, hawa nafsu manusia terbagi menjadi tiga kala, yaitu:
- Kala Amangkutat (nafsu ingin berkuasa)
- Kala Dungulan (nafsu ingin merebut milik orang
lain)
- Kala Galungan (nafsu ingin selalu menang
dengan melakukan segala cara)
elain itu, Galungan juga memiliki makna
ucapan syukur umat Hindu atas semua berkat yang sudah mereka terima dari Yang
Maha Kuasa dengan terciptanya alam semesta beserta seluruh isinya dan masih
banyak lgi budaya masyrakat bali lainnya yang nanti akan dijelaskan diartikel
selanjutnya



No comments:
Post a Comment